Ayam Goreng Pak Di

ayam goreng gurih dan nikmat

ayam goreng gurih dan nikmat

SEMARANG – Ayam goreng nan renyah, dengan bumbu khas dapat dinikmati di warung Pak Di di Gang Tengah 37 kawasan Pecinan Semarang. Selain dari kekhasan bumbu ayam, cara menggoreng ayam hingga kering menambah kemantapan rasa.

Nama warung ayam goreng ditempat ini, diambilkan dari nama pemiliknya yaitu Marsudi alias Pak Di, 60, warga Jalan Kentangan Utara no 80 Semarang. Bumbu khas Pak Di ini menggunakan garam, bawang putih, kemiri, kunyit, ketumbar ditambah air kelapa. Kunyit selain memberi warna ayam menjadi kuning, juga menghilangkan bau amis.

Jenis ayam yang digunakan, pejantan berbulu putih. “Ayam-ayam itu saya beli dari Pasar Kobong,” terangnya. Kelebihan lainnya pada cara mengolah. Bila di tempat lain ayam direbus terlebih dahulu sebelum digoreng, ayam goreng Pak Di tidak demikian.

“Saya menggunakan ayam mentahan yang langsung digoreng. Agar ayam tersebut, awet rasa manisnya,” katanya. Meski mentahan tanpa direbus, tapi ayam goreng Pak Di tetap terjaga kebersihannya. Ia menggunakan air bekas cucian beras untuk menghilangkan lendir ayam. Sehingga daging benar-benar terjaga kebersihannya.

Untuk satu ekor ayam, biasanya dipotong-potong menjadi 4 bagian. Yakni 2 di bagian dada, dan 2 bagian paha.

Satu porsi ayam, harganya sekitar Rp 9 ribu. Terdiri sepiring nasi, ayam dan es teh. “Pelanggan sebagian besar warga di sekitar tempat ini,” terangnya.

Warung yang selalu kebanjiran pelanggan di jam-jam makan siang ini, setiap hari buka dari pukul 10.30 hingga 15.00. “Setiap hari rata-rata terjual 50 porsi,” katanya.

Usaha membuka warung ini, dilakukan oleh Pak Di bersama istrinya Warsi sejak tahun 1998 lalu. “Dulu waktu situasi kondisi bagus sehari bisa laku 100 porsi, tapi karena sekarang sedang sulit, sehari hanya sekitar 40 porsi,” katanya. Meski demikian bapak 2 orang ini, masih menerima pesanan dari para pelanggan. “Berapapun pesanan kami layani, tidak ada batasan jumlah,” jelasnya.(eny/lis)

3 pemikiran pada “Ayam Goreng Pak Di

  1. saya mo tanya
    ayam pak di yang tanpa direbus dulu
    apakah dalam penggorengannya butuh waktu lama utk bisa matang benar,
    berbeda dgn apabila sdh direbus
    mamakasih jawabanya

  2. paling hanya 5 sampai 10 menit dengan pembakaran api menggunakan gas yg di dorong tekanan angin menggunakan regulator khusus, jadi ayam benar-benar matang,masih penasaran silahkan liat proses penggorengan dan tentunya cita rasa tetap terjaga. apabila mau pesan bisa kok telp aja di (024) 3581680

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s